Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Minum Kopi Supaya Berdampak Positif Bagi Tubuh?

Ilustrasi minum kopi
Ilustrasi secangkir kopi. Sumber: Business Insider
Meminum secangkir kopi memang akan membuat kita bersemangat untuk memulai aktivitas sehari-hari kita. Kandungan kafein dalam kopi memang sangat bermanfaat untuk otak kita. 

Kamu suka minum kopi sebelum menjalankan aktivitas? Tenang, kamu tidak sendirian. Banyak orang yang juta membutuhkan kopi yang sarat kafein untuk mengstimulasi otak kamu di pagi hari.

Bukan hanya itu saja, kafein ini juga bisa menghambat reseptor adenosin yang bisa membuat kamu lebih berenergi dan merasa lebih bersemangat.

Jika tidak suka, kamu juga bisa minum secangkir atau teh favorit kalian, asalkan memiliki kandungan kafeinnya. Kafein ini juga banyak digunakan dalam obat-obatan tertentu juga.

Lalu kapan sih waktu yang tepat untuk meminum kopi? Ternyata untuk menghasilkan perasaan hasil yang terbaik, ada waktu yang spesifik untuk meminumnya loh.

Laura Cipullo, seorang ahli diet dan juga penulis dari "Women's Health Body Clock Diet" mengatakan bahwa minum kopi di pagi hari segera setelah kamu bangun akan menyebabkan kegugupan dan akan membuat kamu merasa lebih hiper.

Menurut Laura, setelah kamu bangun tidur, jangan langsung minum kopi. Sebab akan membuat tubuhkan dipenuhi dengan hormon corstisol yang akan membuat kamu merasa cemas. Nah jika ada kafein yang tercampur, maka akan meningkatkan perasaan ini.

Hal ini juga akan membuat kamu merasa lelah dan lambat setelahnya. Jadi kamu sebaiknya minum kopi itu beberapa jam setelah bangun, atau dengan tidur cukup di malam harinya.

"Minum kpi ketika tubuh memproduksi lebih sedikit kortisol, sekitar 3 hingga 4 jam setelah bangun tidur," ucap Laura kepada NCBC. Jadi waktu yang tepat untuk minum kopi itu sekitar jam 9 hingga jam 11 pagi.

Selain itu, usahakan juga untuk tidak minum kopi di malam hari. Hal itu akan menyebabkan kafein bisa tetap berada di dalam sistem dan mempengaruhi waktu bangun kalian hingga 6 jam meskipun efeknya memuncak sekitar 30 hingga 60 menit setelah konsumsi.

Beragam penelitian sudah dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kafein. Seperti dua sisi mata uang, kafein juga memiliki berbagai manfaat dan risiko yang ditumbulkan. 

Efek Positif
Menekan risiko sakit jantung dan diabetes
Mengkonsumsi kopi dengan kandungan kafein yang cukup sering dihubungkan dengan kemampuan menekan kemungkinan penyakit jantung dan diabetes. Hal ini berhubungan dengan kandungan asam klorogenat dalam kafein.

Meningkatkan daya ingat dan kemampuan kognitif
ilustrasi minum kopi
Sumber: Hello Sehat
Para peneliti melakukan riset terhadap partisipan yang akan melakukan tes. Mereka menyimpulkan bahwa mengkonsumsi kopi di waktu yang tepat akan memiliki nilai yang lebih baik pada tes ketimbang yang tidak mengkonsumsi kopi. Kopi juga bisa meningkatkan kemampuan kognitif alamai yang menurun seiring pertambahan usia.

Tinggi kandungan oksidan
Kafein bukan hanya terkandung dalam kopi, tapi juga terdapat pada teh. The memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bisa melindungi kulit dari penyakit seperti kanker. Kandungan oksidan yang tinggi dapat menegah kondisi seperti kanker usus besar dan peningkatan pembakaran gula dalam tubuh.

Sementara itu, kafein juga memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan jika dikonsumi secara belebihan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu waspadai.

Efek Negatif

Sulit tidur
efek negatif minum kopi
Sumber: Health Enews
Kafein memang bisa menyebabkan kamu sulit tidur. Orang diwasa memerlukan waktu tidur sekitar 7 hingga 8 jam setiap malamnya. Kurang tidur atau minimnya waktu tidur akan mengganggu kesiagaan dan kinerja kamu di siang hari. Nah, siklus seperti ini harus kamu hindari. Jadi usahakan untuk tidak mengkonsumsi kafein supaya kamu terjaga di siang hari. Mengkonsumsi kopi di malam hari akan membuat kamu kesulitan tidur di malam hari.

Bisa menyebabkan osteoporosis
Kafein dalam kopi bisa membuat tubuh mengeluarkan kalsium melalui urin. Jika kamu mengkonsumsinya secara belebihan, hal ini bisa memicu osteoporosis. Tubuh akan kehilangan 6 mg kalsium setiap mengkonsumsi 100 mg kafein atau sekitar satu cangkir kopi. Tapi efek ini lebih sering terjadi pada lansia. Bagi kamu para pecinta kopi, imbangi kandungan kafein dengan asupan kalsium ya.

Memicu kerut di wajah
Meskipun kopi atau teh memiliki kandungan antioksidan, tapi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih bisa memicu kerutan pada wajah. Hal itu disebabkan dehidrasi. Kafein bisa membuat tubuh mengeluarkan cairan lebih banyak melalui urin. Untuk mengimbanginya, pastikan untuk cukup minum air putih untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh.

Dada berdebar
Nah, jika kamu mengkonsumsi kafein dengan dosis yang tinggi, maka akan membuat dada kamu berdebar, apalagi jika pada orang yang sangat sensitif.

Konsumsi Kafein yang Dianjurkan
Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap kafein. Tapi sebaiknya kamu tidak mengkonsumsinya secara belebihan.

Konsumsi kafein yang dianjurkan
Sumber: Medical News Today
Dalam secangkir kopi, rata-rata mengandung hampir setiap 100 mg kafein. Itu juga tergantung dari jenis biji kopi dan cara memprosesnya. Sementara itu, dalam teh mengandung kafein dengan jumlah setengahnya dari secangkir kopi, atau sekitar 500 mg.

Kadar yang dianggap cukup untuk kafein adalah 400 mg per harinya, atau sekiar 4 cangkir kopi. Sementara untuk wanita hamil disarankan untuk mengkonsumsi tidak lebih dari 200 mg perhari, atau sesuai dengan saran dokter.

Anak-anak juga tidak lepas dari kafein, entah itu berasal dari teh atau cokelat. Orang tua harus benar-benar cerma dalam mengamati asupan kafein pada anak supaya tidak berlebihan dan menimbulkan efek yang merugikan.

Mengkonsumsi secara berlebihan justru akan menimbulkan efek yang negtif bagi tubuh. Mengkonsumsi kafein mencapai 500 hingga 600 mg bisa menyebabkan otot bergetar, pencernaan terganggu, jantung beretak lebih cepat, gugup hingga insomnia.

Sumber: 

www.scienealert.com

www.aldodokter.com

0 Response to "Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Minum Kopi Supaya Berdampak Positif Bagi Tubuh?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel