Fitur Keamanan Face ID, Seberapa Pentingkah?

Teknologi Face ID Smartphone
Ilustrasi Teknologi Face ID
Face ID, sebuah fitur keamanan terbaru akhir-akhir ini memang sedang hangat untuk diperbincangkan. Kalau dulu kita menggunakan pola penguncian layar, ataupun Touch ID alias sidik jari, kini apabila kita ingin membuka kunci layar, maka kita bisa melakukan selfie dan memfoto bagian wajah. Face ID kian mencuat setelah salah satu produsen smartphone raksasa, Apple mengaplikasikan fitur keamanan ini pada iPhone X keluaran terbarunya.

Fitur keamanan Face ID pada prinsipnya merupakan keamanan yang didasarkan pada pengenalan wajah. Pihak Apple juga menjelaskan bagaimana Face ID dapat bekerja pada perangkat iPhone X. Teknologi Face ID nantinya akan memindai menggunakan kamera "True Depth".  Kamera tersebut adalah kamera pemindai yang dilengkapi dengan 30.000 titik nframerah dan juga gambar inframerah 2D untuk memetakkan wajah. Kemudian pada kamera tersebut juga dilengkapi dengan Flood Iluminator. Fitur ini berguna untuk mengidentifikasi dan memindai wajah pada saat kondisi yang gelap.

Sebenarnya konsep Teknologi Face ID sudah ada sejak lama. Konsep ini pernah ditemukan pada jurnal milik Shang-Hung Lin yang berjudul An Introduction to Face Recognition Technology. Selengkapnya anda bisa baca Disini. Konsep dari teknologi ini mulai digarap secara serius pada tahun 1970-an. Munculah dua produk hasil dari konsep teknologi Face ID pada tahun 1999 yakni Miros Trueface dan Visionics Facelt.

Kemudian untuk fitur keamanan Face ID pada smartphone, sepertinya penerapan teknologi ini pada iPhone X bukanlah yang pertama. Face ID sudah digunakkan pada Samsung Galaxy 8 dan juga Samsung Galaxy Note 7. Digadang-gadang, Samsung Galaxy Note 7 adalah smartphone pertama yang menerapkan teknologi ini.

Faktor Yang Menjadi Penghambat Kerja Fitur Keamanan Face ID 


Apple dengan iPhone X telah membuat fitur keamanan Face ID menjadi cukup banyak diperbincangkan. Memang penggunaan Face ID pada iPhone X bukanlah yang pertama kali disematkan, namun ketenaran iPhone X dan juga brand Apple menjadikan fitur keamanan ini menjadi viral akhir-akhir ini. Cukup unik memang fitur keamanan yang menggunakan pemindaian wajah, dimana selama ini fitur keamanan menggunakan pola lock screen, nomor sandi, ataupun yang terbaru adalah Touch ID atau lebih dikenal sidik jari.

Tetapi dibalik kerennya fitur keamanan ini, ada beberapa faktor yang akan menghambat kerja dari fitur kemanan ini. Hambatan yang pertama, yaitu Distorsi pada gambar. Distorsi pada gambar merupakan perubahan bentuk yang tidak sempurna akibat tidak sesuainya ukuran dengan proporsi gambar sebelumnya. Permasalahan ini disebabkan adanya ketidaksesuaian antara gambar yang diatur dengan pengaturan awal.
Smartphone
Ilustrasi Smartphone. Sumber Foto: Engadget

Hambatan yang kedua adalah Ekspresi wajah dan tata rias. Kita harus memperhatikan ketika kita melakukan pemindaian pertama pada wajah kita. Tentunya apabila kita melakukan tata rias dan juga perubahan pada ekspresi wajah kita, maka akan sangat menggangu sistem untuk mengenali wajah kita ketika proses pemindaian. Bisa dikatakan apabila kita ingin membuka kunci layar pada smartphone, diusahakan wajah kita baik secara ekspresi dan tata rias mirip dengan pemindaian awal, Praktis bukaaannn heheheee.

Hambatan yang ketiga adalah sudut pemindaian gambar. Tentu sudut pada proses pemindaian juga akan mempengaruhi proses pengenalan wajah. Misalkan begini, apabila pada pemindaian awal, wajah kita menghadap lurus ke kamera, suatu ketika kita ingin membuka kunci layar dan difoto pada angel miring 45 derajat maka sistem tidak akan bisa mengenali wajah kita.

Hambatan keempat yaitu iluminasi gambar. Memang pada teknologi Face ID dilengkapi dengan dengan Flood Iluminator yang berguna untuk membantu pemindaian pada kondisi gelap. Namun tetap saja, apabila ada ketidaksesuaian pada pencahayaan, hal ini akan mengganggu proses pemindaian tersebut.

Seberapa Penting Fitur Keamanan Face ID

Munculnya teknologi fitur keamanan Face ID semakin menandakan bahwa perkembangan teknologi terutama dalam segi keamanan serta privasi pada Smartphone sudah sangat maju. Inovasi ini semakin menambah opsi tambahan penggunaan fitur keamanan yang aman dan nyaman. Namun dibalik semua itu, teknologi Face ID merupakan sebuah inovasi teknologi yang amat rumit.

Sisi yang sangat kompleks pada teknologi adalah dalam segi pembacaan objek. Bisa kita lihat dari hambatan yang sudah disebutkan diatas, kita harus memperhatikan faktor-faktor tersebut untuk bisa menerapkan teknologi ini. Dikatakan tidak praktis, memang iya karena kesalahan sedikit saja membuat wajah kita bisa tidak dikenali dan kita akan kesulitan untuk mengakses Smartphone tersebut.

Apabila dilihat dari berbagai kelebihan serta kekurangannya, teknologi Face ID cukup bagus tetapi tingkat urgensinya bisa dikatakan masih sangat rendah. Jujur aja saya pribadi masih lebih suka untuk menggunakan fitur keamanan Touch ID atau sidik jari. Saya kira fitur keamanan Touch ID jauh lebih praktis dan tingkat keamanannya pun masih terjamin.

Benarkah Fitur Keamanan Face ID Mengancam Privasi Para Pengguna

Yang terbaru adalah Edward Snowden dan juga Stefanos Zafeiriou mengkhawatirkan adanya ancaman privasi dari penggunaan fitur keamanan Face ID. Pada dasarnya sistem pemindaian Face ID mampu dengan mudah mengenali wajah siapa saja pengguna iPhone X. Hal ini menimbulkan kekhawatiran adanya penyalahgunaan basis data pada wajah pengguna iPhone X tersebut.

Ditambah lagi kini telah diketahui bahwa FBI memiliki basis data pengenal wajah dari 80% warga Amerika Serikat. Ya, sebenarnya untuk negara Indonesia tidak ada dampaknya sama sekali, tapi tetap saja ini menunjukkan bahwa fitur Fece ID kini tidak sepenuhnya aman. Bisa saja ada pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan basis data wajah kita untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan.

Walau bagaimanapun dengan berbagai kontroversinya, Fitur keamanan Face ID adalah sebuah inovasi teknologi yang positif. Dan berbagai kontroversi teknologi Face ID pula, sepertinya penjualan iPhone X juga tidak akan terganggu.

0 Response to "Fitur Keamanan Face ID, Seberapa Pentingkah?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel