Berhenti Saja! Bukan Hanya Kanker Paru-Paru Saja, Merokok Juga Bisa Timbulkan Kebutaan.

Merokok, Kanker paru-paru, jantung, degenerasi makula
Ilustrasi Merokok. Sumber: Hello Sehat
Saat ini, banyak orang yang beranggapan kalau merokok itu bisa menyebabkan kanker paru-paru, impotensi, jantung, bahkan bisa berujung pada kematian loh guys. Ya, memang sih hal itu memang benar.

Tapi, ada yang lebih parah lagi jika kamu sering merokok guys, yakni bisa menyebabkan kebutaan loh. Studi terbaru ini dilakukan oleh seorang ilmuwan Inggris yang menyatakan kalau merokok bisa menyebabkan kemungkinan empat kali lebih besar mengalami kebutaan dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penyebab kebutaan ini akibat degenerasi macula terkait usia, atau Age-related Macular Degenartion (AMD). 

Apa itu Degenerasi Makula (AMD)?

Jadi yang dimaksud dengan degenerasi macula itu  merupakan medis kronic yang tidak bisa diperbaiki yang bisa menyebabkan hilangnya penglihatan sentral akibat dari rusaknya macula, atau bagian tengah dari retina.

Nah degenerasi macula terkait usia ini merupakan penyebab utama kebutaan pada umur 50 tahun ke atas. Tentu saja ya kalau kondisi ini akan membuat penderitanya sulit untuk membaca ataupun mengenali wajah seseorang.

Merokok, Kanker paru-paru, jantung, degenerasi makula
Makula Mata. Sumber: Detik
Meskipun penglihatan perifer, atau sekeliling pinggir luarnya yang cukup baik, sehingga memungkinkan bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Tapi ya tetap saja kalau misalnya untuk mengemudikan kendaraan ataupun mengenali wajah seseorang tetaplah sulit.

Ternyata degenarasi macula terkait usia ini juga bisa terjadi dalam dua bentuk, yakni basah dan kering. Tapi AMD yang paling umum terjadi pada bentuk kering. Pada bentuk ini, sel-sel sensitif cahaya pada makula mulai rusak, sehingga penghilahan sentral pada mata akan memburam

Sebenarnya penyebab dari AMD kering ini belum diketahui penyebabnya, tapi kondisi ini akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya usia dari mata itu sendiri.

Sementara pada AMD bentuk basah, terjadi pertumbuhan pembuluh mata yang abnormal, yang menyebabkan resapan resapan darah dan zat protein ke dalam sel sensitive cahaya pada makula. Hal ini tentu saja bisa membuat macula menjadi rusak dan menghilangkan penghlihatan mata. Nah kondisi basah ini merupakan kondisi tahap lanjut atau akhir.

Merokok, Kanker paru-paru, jantung, degenerasi makula
Ilustrasi Merokok. Sumber: Liputan6
Nah, berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh British Medical Journal mengenai kebiasaan dan dampak dari merokok. Para peneliti melakukan peneltian pada 400 pasien di rumah sakit mata, bedah umum, dan klinik ortopendi. 

Hasilnya, ternyata mereka benar-benar tahu kalau merokok itu bisa menyebabkan dampak yang negative, seperti kanker paru-paru, jantung, dan imptensi. Namun mereka tidak tahu kalau ternyata merokok itu akan berujung pada pengaruh penglihatan bahkan kebutaaan.

Hanya 1 dari 10 yang mengetahui kalau merokok itu akan berujung pada kebutaan, sementara yang lainnya masih umum, yaitu menyebabkan kanker paru-paru dan jantung.

Salah satu peneliti yang ikut terlibat dalam penelitian ini yang juga merupakan special bedah mata di Royal Boston Hospital, yakni Dr. Simon P. Kelly menyebutkan bahwa lebih dari seperempat kasus degenerasi makula disebabkan oleh kebiasaan yang dilakukan pada masa sekarang maupun masa lampau.

Untuk lebih singkatnya, semakin sering kita merokok, maka akan semakin besar pula kemungkinan kita untuk terkena degenerasi makula (AMD) yang bahkan bisa berujung pada kematian.

Merokok, Kanker paru-paru, jantung, degenerasi makula
Asap Rokok. Sumber: Republika
Oh iya guys, zat radikal bebas pada asap rokok juga bisa menganggu aliran darah dalam tubuh. Salah satunya adalah menyerang retina mata yang didalamnya terdapat sel makula. Sel makula yang terganggu bisa menyebabkan menurunkan atau mengurangi fungsi penglihatan mata.

Apabila sudah terjadi kerusakan pada retina, maka akan sangat sulit dicegah oleh antioksidan dalam tubuh yang biasanya didapat dari sumber makanan harian. Akibat fatalnya bisa menyebabkan kebutaan.

Sementara itu, radikal bebas dalam asap rokok jumlahnya sangat cukup untuk merusak saluran pernapasan, bahkan penglihatan sebagaimana dijelaskan di atas. Diperkirakan dalam satu hisapan rokok itu memiliki zat radikal bebas yang jumlahnya sangat besar.

Jenis radikal bebas yang terkandung dalam asap rokok itu diantaranya adalah aldehida, epoksida, peroksida, dan radikal bebas lainnya yang memiliki umur cukup panjang dan bertahan hingga terjadi kerusakan pada alveoli paru-paru.

Bahan radikal bebas lainnya adalah nitril oksida, radikal peroksil, serta radikal bebas yang mengandung atom-atom karbon yang berada dalam fase gas. Ada juga bahan radikal bebas yang relative lebih stabil dalam fasa tar.

Satu-satunya cara untuk mencegah degenarsi manula ini ya dengan cara berhenti merokok. Diketahui kalau orang yang berhenti merokok selama satu tahun, maka akan mengalami penurunan resiko generasi manula sebesar 6,7 persen. Angka penurunan ini tentu saja akan semakin besar jika tidak merokok dalam waktu yang lama.

Nah buat kamu perokok aktif, lebih baik berhenti saja deh. Dan bagi kamu yang bukan perokok, jangan sekali-kali untuk mencoba merokok ya. Emang kamu mau tubuh kamu terkena banyak penyakit? Yuk kita sayangi diri kita sendiri? Masa orang lain disayang, tapi diri kita sendiri tidak disayang. Malu dong ya.

Sumber:
National Geogrhapic Indonesia
Hello Sehat
Singapure National Eye Center
Kompas

0 Response to "Berhenti Saja! Bukan Hanya Kanker Paru-Paru Saja, Merokok Juga Bisa Timbulkan Kebutaan."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel